Skip to main content

Bakmi Jogja, Santap Malam Spesial (recomended)

Dalam Perjalanan usai Meet-up dengan Telkom bersama Komunitas Startup Banjarmasin lalu dilanjutkan dengan kopdar, saya tiba-tiba ingin makan di tempat yang sudah lama tidak dikunjungi. Bakmi Jogja. Dulu sekitar tahun 2013 tidak ada namanya, atau mungkin saya tidak terlalu memperhatikan. Bisa jadi. 

Barangkali jika tidak pernah diajak oleh Ipansyah -rekan kerja saya waktu itu-, tempat ini masih menjadi misteri dalam lamunan. Hayyah! Karena tempatnya benar-benar seperti tidak terlihat. Betapa tidak, dalam dua tahun terakhir saya selalu terpikir untuk mampir ke tempat ini saat menuju banjarbaru dari Banjarmasin. Tapi selalu terlewati. Bahkan ketika sengaja menyisir jalan, tempatnya juga tak tampak.

Bakmi Jogja Banjarmain
Mie Goreng, salah satu andalah Bakmi Jogja
Hal ini sepertinya wajar. Karena hampir setiap malam (setidaknya dari beberapa kesempatan singgah di sini) tempat itu tertutup oleh mobil atau tumpukan sepeda motor yang parkir di bahu jalan. Karena ramai. Banyak pengunjung. Meski tempatnya sederhana dan begitu-begitu saja sejak pertama saya ke tempat ini.
Tadi, saya hanya berpatokan dengan ingatan bahwa dulu tempat ini tidak jauh dari seberang Kantor Pos Kertak Hanyar. Saya tanya dengan Ifan -rekan kerja juga- yang kebetulan ikut serta pula dalam acara dari sore tadi, "oh, kalau kantor pos itu sekitar Pal 8. Pas, wajar saja dulu saya sering terlewat. Karena mengira lokasi Bakmi Jogja ini ada di area Pal 10.

Trivia: Bagi yang berada di Banjarmasin dan sekitar, pasti akan hafal maksud dari pal 8 atau pal 10. yang mengacu pada Jalan Ahmad Yani km 8 atau km. 10.
Sebelumnya sih saya niat sekali makan bersama istri di tempat ini. Tapi karena selalu "terlewatkan", momen itu tidak pernah kami dapati hingga hari ini saat berkunjung ke Banjarmasin. Semoga saja nanti bisa. Jangan ngilang lagi ya Bakmi Jojga.

Apa yang membuat tempat ini spesial? Tentu saja bukan tempatnya. Tapi pada makanan dan cara pengolahannya. Sebagian besar makanan dimasak dengan menggunakan bara. Bukan dengan kompor minyak tanah, kompor gas ataupun kayu bakar. Sehingga cita-rasa yang -menurut Ifan- tetap terjaga. Memang beda. Seingat saya, 3 tahun lalu rasanya sama seperti ini. Tetap lezat dan khas.

Bak Mie Jogja
Bara yang menyala-nyala di Bakmi Jogja
Bak Mie Jogja
Panasnya Wow! Bakmi Jogja Banjarmasin
Saya sempat bertanya-tanya. Apa gan kepanasan tuh masak pake arang yang menyala-nyala seperti itu? Mungkin tidak lagi. Karena koki Bakmi Jogja ini sepertinya sudah terbiasa tangannya kena api-api kecil dan bajunya sudah sering berganti karena banyak lubang.
Bak Mie Jogja
Proses memasak di Bakmi Jogja
Ifan sendiri memberi nilai 8,9 dari skala lezat yang saya tawarkan penilaiannya antara 6 - 10. Katanya tidak objektif karena perut dia kenyang sekali. Walaupun menurut saya, kalau perut kenyang, sepiring penuh nasi mawut yang dia pesan tidak akan habis tak bersisa. Tapi ini, aduh... jangan bilang saya ingin mencela dia, ternyata habis pemirsa. Untuk ukuran sepiring hidangan warung makan pinggir jalan, seporsi makan di sini itu lebih dari cukup. Kenyangnya poool.


Ini belum termasuk suiran ayamnya yang tidak pelit. Juga tidak memasukkan unsur tulang dalam tiap lembar-lembar ayam yang disajikan dengan suiran cukup besar. Puas deh. Saya sendiri yang memesan mie goreng, yang jadi andalan di tempat ini mendapatkan bonus dua potong timun. Mie-nya habis, tersisa timun-nya saja.

Sajian sambal tidak ada. Hanya cabai yang bisa kita ambil sesuai selera. Bagi yang suka pedas, boleh tuh dikunyah semua. Gratis tak ada tambahan biaya. Mungkin yang beda dari tiga tahun lalu hanya pada jeruk nipis-nya. Tidak ada lagi jeruk nipis. Padahal kalau ada jeruk nipis, saya berani beri nilai 9,5. Saya mah gitu orangnya. Akan ada tambahan nilai kalau ada jeruk nipis. Karena jeruk nipis ini seperti penggugah selera yang membuat mulut semakin basah dan tidak lelah untuk mengunyah.

Bak Mie Jogja
Silakan dihabiskan - Bakmi Jogja
Oiya. Satu lagi. Kerupuknya mungkin sudah tidak seperti dulu saya ke sini. Sedikit melempem. Mungkin terkena panas atau udara dingin yang terlalu. Sehingga saya tidak terlau menikmatinya. Dari 5 isi krupuk, hanya dua yang kami habiskan.

Trivia: Anda harus bersabar sekira 15 menit untuk menunggu pesanan jadi. Karena setiap makanan yang dipesan akan diolah berdasarkan antrian. Semakin banyak pengunjung, semakin lama anda menanti santapan makan malam lezat ini.
Harganya juga cukup bersahabat. Tiga tahun lalu, sepiring mie goreng atau mie kuah cukup membayar 10 ribu seporsi ditambah dengan teh atau es-teh seharga seribu rupiah. Tapi sekarang, kisaran harganya sudah naik tiga sampai empat ribu rupiah. Menu kami hari ini: 2 es teh manis, 1 Mie goreng, 1 Nasi Mawut dan 1 krupuk. Total belanja 32 ribu. Plus perut kenyang.

Jadi bila anda adalah food traveller, atau sedang ada di Banjarmasin. Jangan lupa mampir ke Bakmi Jogja. Tempatnya dipinggir jalan aja. Dari Banjarmasin, setelah jalan manarap di seberang kantor pos kertak hanyar. Bila sudah masuk Km.8 Jl. Ahmad Yani, perlahan. Di kiri jalan akan bertemu mobil dan sepeda motor yang banyak di parkir. Tidak jauh ada baligo besar. Langsung singgah dan nikmati kelezatannya. 

Trivia: Marketing terbaik dari sebuah produk adalah produk itu sendiri. Jika produk kita memang berkualitas, maka orang akan terus datang dan membeli. Tidak peduli sesederhana apapun tempat anda menjual produknya. Tidak perlu copywriting yang aduhai agar pelanggan mau datang. Karena jika memang produk kita juara, pelangganlah yang akan dengan senang hati untuk merekomendasikannya.

Menu lain, ada mie kuah, ada juga bihun goreng, nasi goreng dan menu-menu lain yang tidak sempat saya catat di dalam otak. Maaf ya... Hehe. Saya kurang paham jam bukanya. Tapi biasanya, selepas magrib warung ini buka hingga tengah malam.

Bak Mie Jogja
Spanduk nama Warung Bakmi Jogja


Bakmi Jogja Km. 8: RECOMENDED.


Note: 
  • Ini bukan promo. Hanya mencatat pengalaman saja. Mumpung lagi ingin menulis soal tempat makan enak.
  • Bakmi sengaja saya tulis di sini. Padahal, ejaan asli dari nama warung ini adalah Bak Mie.

Comments

  1. Wah baca artikel agan ane jadi ngiler bakmi, ntar malam mau nyari bakmi ah, di sekitaran kaliurang kayaknya banyak yg jual :D tq infonya bro hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ke Banjarmasin, mampir dimari ya gan...

      Delete
  2. Mantap gan saya juga orang Jogja

    ReplyDelete
  3. Kapan2 lagi lah kita kesana,,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah. Mudah-mudahan ada kesempatan.

      Delete
  4. Bakminya bikin ngiler , Jadi Pingin Masak Mie Sedap haha

    ReplyDelete
  5. wahh bakmi jogja ini yang agak-agak basah gitu kan yah? enaakk becek-becek ga terlalu kering terus manis-manis yah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah. Sulit digambarkan. Kalau yg ane makan sih mie gorengnya gan

      Delete
  6. Kabar baik, Setiap Satu. saya Ibu Aris Setymin Dari Indonesia tapi aku tinggal di Prahova Rumania, aku cepat-cepat ingin menggunakan media ini untuk berbagi kesaksian tentang bagaimana Tuhan mengarahkan saya untuk pemberi pinjaman kredit Legit dan nyata yang telah mengubah hidup saya dari rumput untuk rahmat, dari menjadi miskin untuk seorang wanita kaya yang sekarang dapat membanggakan dari hidup sehat dan kaya tanpa stres atau kesulitan keuangan. Setelah berbulan-bulan mencoba untuk mendapatkan pinjaman di internet dan penipuan jumlah Rp98,700,500, saya menjadi begitu putus asa dalam mendapatkan pinjaman dari pemberi pinjaman online yang sah yang tidak akan meningkatkan rasa sakit saya, jadi saya memutuskan untuk menghubungi seorang wanita yang baru saja pinjaman yang diterima secara online, kita membahas tentang masalah ini dan kesimpulan kami dia bercerita tentang seorang wanita bernama Ibu CYNTHIA JOHNSON yang merupakan CEO dari Cynthia Johnson pinjaman Perusahaan. Aku diterapkan untuk jumlah pinjaman ($520,000.00USD) dengan tingkat bunga rendah dari 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa stres dan semua persiapan dilakukan pada transfer pinjaman, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan atas proses transfer pinjaman, saya hanya diberitahu untuk memperoleh sertifikat perjanjian lisensi dari jumlah rendah dari mereka untuk transfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam 24 pinjaman tersebut disetorkan ke rekening bank saya. Jadi saya ingin saran siapa saja yang membutuhkan pinjaman untuk cepat menghubungi dia melalui: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dia tidak tahu bahwa saya melakukan ini dan saya berdoa agar Tuhan memberkati dia dan keluarganya untuk hal-hal baik yang telah dilakukan dalam hidup saya. Anda juga dapat menghubungi saya di arissetymin@gmail.com untuk info lebih lanjut. dan di sini adalah email dari teman saya: ladymia383@gmail.com yang memperkenalkan saya kepada Ibu Cynthia Anda juga dapat menghubungi dia.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Project: Kontribusi Melawan Asap

"Sumatera dan Kalimantan diselimuti kabut asap tebal"  Berita dengan judul sejenis ini dalam sebulan terakhir betul-betul menghiasi media cetak, televisi dan media online. Bukan sekadar menghiasi nampaknya. Tajuk ini adalah isu penting yang mengalahkan pentingnya berita keterpurukan nilai tukar rupiah. Mungkin nilai tukar rupiah turunnya hanya dirasa oleh sebagian kecil masyarakat yang bertransaksi menggunakan dolar. Karena sebagian besar masyarakat masih bisa memenuhi kebutuhannya meski dengan pengetatan pengeluaran yang demikian ketat. Namun kabut asap ini benar-benar dirasakan dampak negatifnya hampir seluruh masyarakat Indonesia terutama di Sumatera dan Kalimantan, terlebih dua negeri jiran kita -Malaysia dan Singapura-. Setiap pagi di kontak BBM kami, hampir selalu saja muncul keluhan soal asap. Dan dari sekian banyak keluhan tersebut, sangat sedikit sekali (kalau tidak mau dibilang tidak ada) yang mencoba menawarkan solusi. Bahkan sekarang di media sosial ...

Menyolatkan pendukung "nganu"

Setahu saya, Rosulullah tidak ikut menyolatkan Abdullah bin Ubay bin Salul yang merupakan dedengkot kaum Munafik. Namun beliau juga tidak melarang para sahabat yang menyolatkannya karena ketidaktahuan mereka atas status munafik Abdullah bin Ubay bin Salul. Ketidaktahuan akan status seseorang sebagai munafik pun adalah perkara yang wajar. Walaupun ada seorang sahabat nabi bernama Huzaifah bin Al Yaman yang memiliki ilmu rahasia untuk mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Sehingga Umar bin Khathab bisa yakin seseorang itu munafik atau tidak dengan mengikuti Huzaifah. Memang ada ciri-ciri seorang itu bisa disebut sebagai munafik di dalam nash. Namun apakah kita bisa yakin, misalnya ketika dia berjanji untuk datang pada jam 8 namun datang jam 9, sebagai orang munafik misalnya? Atau dalam tataran yang lebih berat. Tiga ciri² yang telah sama kita ketahui tersebut harusnya menjadi semacam self correcrtion. Muhasabah kepada diri sendiri, apakah diri kita termasuk munafik atau tidak....

Bisnis Tanpa Modal, Bisa?

Saat hijrah ke Madinah, Abdurrahman bin 'auf meninggalkan hartanya di Mekkah. Sehingga, untuk memulai bisnis di Madinah dia harus dari nol lagi. Salah seorang sahabat kaum Anshar lalu menawarinya sebidang tanah dan seorang istri (untuk diceraikan lalu dinikahi Abdurrahman) tapi dia menolaknya dengan halus. Sembari berazam akan meminang seorang gadis Madinah dengan emas seberat kurma. Ringkas cerita. Saat itu Abdurrahman memulai Bisnis dengan datang ke pasar. Dia cari orang jualan unta untuk kemudian dijual kembali. Pada awalnya, hanya membantu menjual unta untuk mendapatkan fee penjualan. Hingga terkumpul uang untuk membeli seekor unta lalu dia jual sendiri. Menariknya, saat sudah mampu menjual sendiri unta. Abdurrahman malah menjual unta tersebut dengan harga modal. Tentu saja laris manis. Karena orang-orang yang sudah tahu harga pasaran unta pasti akan memilih membeli kepada Abdurrahman bin Auf. Lha... Kalau jual dengan harga modal, di mana untungnya? Kerja bakti kan gitu...