Skip to main content

Rahasia dari Rahasia Memasak Nasi Goreng (TOP SECRET)

Nasi Goreng Spesial
Rahasia Memasak Nasi Goreng, Sumber Gambar: Pixabay
Adul, sebut saja begitu adalah pemburu hadiah. Terutama yang berkaitan dengan kontes. Banyak kontes yang dia ikuti dan sebagian besar dimenangi karena ketekunan dan kerja kerasnya. Tipsnya sederhana, dia gali ilmu dari sebuah kontes sederhana itu sedalam-dalamnya, sebanyak-banyaknya, selengkap-lengapnya. Agar tidak ada alasan bagi dia untuk tidak menang.

Satu ketika ada kontes memasak tingkat provinsi. Memasak Nasi Goreng. Dan kontes memasak ini memberikan hadiah 20 juta rupiah untuk juara pertama. Sebulan sebelum kontes, Adul sudah bertekad untuk memenangkan kontes ini dengan cara mendaftarkan diri kepada pantia kontes. Seminggu sebelum kontes, akan ada seminar cara memasak nasi goreng paling enak yang diisi oleh juara kontes di tahun sebelumnya. Seminar itu sekaligus technical meeting kepada seluruh peserta yang akan mengikuti lomba masalah perut ini.

Hari di mana seminar yang digelar panitia itupun datang. Malang bagi Adul, karena sebelum sampai tempat acara Ban kendaraan yang dibawanya meletus. Setelah ditambal, Adul lanjutkan perjalanan menuju Balai Kota, tempat di mana seminar dan technical meeting diselenggarakan. Beruntungnya, Adul hanya terlambat lima menit. "Ah... syukurlah. Berarti tidak banyak ilmu yang terlewat. Paling pembukaan dan basa-basi dulu" pikirnya.

Dalam seminar sekaligus praktek memasak itu, dijelaskan. Bahwa selain urutan memasukkan bumbu yang sudah dijabarkan dalam makalah, Rahasia utama dari cara membuat itu adalah pada pengapian. Nasi goreng yang enak, memiliki tekstur yang tidak sama dengan nasi biasa. Tidak pulen dan bulir-bulir nasinya terpisah dengan sempurna. Saat memasukkan bumbu, api dikecilkan. Tapi saat nasi sudah dimasukkan, api dibuat besar. Sehingga lebih cepat matang dan mengeringkan nasi.

Dalam technical meeting, peserta hanya disediakan peralatan masak. Sementara bumbu dan nasi harus dibawa oleh peserta sendiri. Sehingga, peserta bisa berinovasi agar tidak melulu mengikuti resep dan lebih bervariasi.

Hari-hari belalu hingga akhir pekan penyelenggaraan acara itu datang. Adul memasak sesuai resep dan tidak lupa menambahkan bumbu rahasia yang dia miliki dari keluarga dan bekal pencarian video di Youtube.

Usai ditest, dicoba dan dinilai oleh peserta dan juri tibalah saat pengumuman pemenang. Dag-dig-dug berdebar jantung Adul. Karena dari juara harapan hingga juara tiga sudah diumumkan. Macam acara kontes idol di teve saja. Juara 1 dan dua diminta untuk maju ke depan. Pembawa acara kontes kemudian menginterupsi, "siapakah pemenang kontes Nasi Goreng hari ini? Kita saksikan setelah pesan-pesan berikut ini..."

Wah. Ada iklan dulu. Dua peserta yang sudah gugup berdiri di depan itu makin berasa panas dingin. Adul, yang juga diminta maju ke depan merasa lebih yakin. Karena sebelum kontes ini, sudah sering dia berada di posisi ini. Dan kabar baik lebih banyak berpihak kepadanya.

Hampir lima menit "iklan" acara ditayangkan panitia. Sampai pada satu video terakhir tentang rahasia paling rahasia dari memasak nasi goreng yang menampilkan salah satu chef terkenal dan juga menjadi juri hari itu.

"Memasak nasi goreng, jika menggunakan urutan bumbu yang pas, api yang sesuai dan pastinya nasi. Karena sejarahnya, nasi goreng adalah nasi sisa yang ingin dinikmati lagi. Maka, nasi terbaik sebelum dimasak harus didiamkan dulu selama satu malam... Ini Rahasia yang jarang diketahui oleh banyak orang"

Mendadak, Adul pucat. "Hah? Bukankah masalah nasi ini tidak disebutkan di seminar?" gumam Adul dalam hatinya. Dan hasil akhirnya pun akhirnya terlihat. Adul hanya menjadi juara dua.

Di akhir acara, Adul menyempatkan diri bersalaman dan berkenalan dengan dengan jawara kontes tahun ini. "eh, bisa bener ya panitia. Rahasia utama dari kontes ini tidak disebutkan dalam seminar kemaren..." buka adul mengawali perbincangan. "Owh. Enggak mas. Justru Rahasia itu sudah dibagikan di awal acara. Sebelum dijelaskan soal urutan bumbu dan pengapian" balas sang juara.

Adul tercengang, sekaligus mengangguk-angguk. Di hatinya, dia berteriak "Arghhh... kenapa aku harus terlambat?"

***

Pesan Moral: Kadang-kadang, Rahasia itu sangat sederhana. Kita hanya perlu lebih disiplin dan tekun menjalaninya. Ada saatnya kita akan menemukannya.

Cerita di atas hanyalah karangan saya, walaupun resep rahasia ini memang benar adanya. Sengaja tidak saya cantumkan bumbu-bumbunya, karena kita bisa berkreasi dengan bumbu dasar dan bumbu tambahan apapun. Termasuk menambahkan lauk dan sayur di nasi goreng itu.

Comments

  1. wah. keren cerita nya mas. ini kisah nyata yah?

    ini gara2 ban meletus jadinya negelewatin 5 menit pertama yg sangat krusial :D hehe banyak manfaat yg bisa di petik. maka in time itu perlu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini cerita fiktif gan. Hehe. Iya. Kadang sesuatu yang krusial itu tidak pernah kita duga kehadirannya

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Frenchise Ritel, Biang Keladi Krisis Listrik KalselTeng?

Krisis Listrik Kalsel Saya sebenarnya penasaran, apakah memang kebutuhan listrik di Kalimantan Selatan dan Tengah ini sedemikian kritisnya sampai-sampai harus terus ada pemadaman listrik secara terus menerus. Walau kabar baiknya, dalam beberapa hari terakhir kondisi pemadaman ini berangsur 'membaik' . Membaik dalam arti, tidak sampai lagi dalam sehari terjadi tiga sampai empat kali pemadaman. baca juga: Maaf, Hari ini Listrik Padam Kabarnya memang, jatah energi listrik untuk area Kalsel sendiri hanya 3% dari total kemampuan PLN untuk memberi supply ke seluruh Indonesia. Kalau keliru, tolong diluruskan. Jika memang jatah salah satu lumbung energi ini hanya 3 persen kita patut iri dengan Jawa Timur. Karena Jawa Timur kabarnya mengalami surplus sampai 2.000 MW (sumber: finance.detik.com). Salah satu Gerai Alfamart Iseng-iseng sedikit, saat saya bertanya kepada salah satu karyawan Alfamart di samping kantor kami. Ternyata kebutuhan pembayaran rekening listrik Alf...

Menyolatkan pendukung "nganu"

Setahu saya, Rosulullah tidak ikut menyolatkan Abdullah bin Ubay bin Salul yang merupakan dedengkot kaum Munafik. Namun beliau juga tidak melarang para sahabat yang menyolatkannya karena ketidaktahuan mereka atas status munafik Abdullah bin Ubay bin Salul. Ketidaktahuan akan status seseorang sebagai munafik pun adalah perkara yang wajar. Walaupun ada seorang sahabat nabi bernama Huzaifah bin Al Yaman yang memiliki ilmu rahasia untuk mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Sehingga Umar bin Khathab bisa yakin seseorang itu munafik atau tidak dengan mengikuti Huzaifah. Memang ada ciri-ciri seorang itu bisa disebut sebagai munafik di dalam nash. Namun apakah kita bisa yakin, misalnya ketika dia berjanji untuk datang pada jam 8 namun datang jam 9, sebagai orang munafik misalnya? Atau dalam tataran yang lebih berat. Tiga ciri² yang telah sama kita ketahui tersebut harusnya menjadi semacam self correcrtion. Muhasabah kepada diri sendiri, apakah diri kita termasuk munafik atau tidak....

Bisnis Tanpa Modal, Bisa?

Saat hijrah ke Madinah, Abdurrahman bin 'auf meninggalkan hartanya di Mekkah. Sehingga, untuk memulai bisnis di Madinah dia harus dari nol lagi. Salah seorang sahabat kaum Anshar lalu menawarinya sebidang tanah dan seorang istri (untuk diceraikan lalu dinikahi Abdurrahman) tapi dia menolaknya dengan halus. Sembari berazam akan meminang seorang gadis Madinah dengan emas seberat kurma. Ringkas cerita. Saat itu Abdurrahman memulai Bisnis dengan datang ke pasar. Dia cari orang jualan unta untuk kemudian dijual kembali. Pada awalnya, hanya membantu menjual unta untuk mendapatkan fee penjualan. Hingga terkumpul uang untuk membeli seekor unta lalu dia jual sendiri. Menariknya, saat sudah mampu menjual sendiri unta. Abdurrahman malah menjual unta tersebut dengan harga modal. Tentu saja laris manis. Karena orang-orang yang sudah tahu harga pasaran unta pasti akan memilih membeli kepada Abdurrahman bin Auf. Lha... Kalau jual dengan harga modal, di mana untungnya? Kerja bakti kan gitu...