Skip to main content

Satu Jam Saja

Akibat Listrik Padam
Good Pic

Tahukah kamu kawan?
Bahwa bumi memiliki hari
Dihari di mana manusia berperadaban
Hati siap tanpa energi

Satu jam saja

Bagi belahan bumi
Berkelimpahan energi
Satu jam saja listrik mati
Untuk Menghentikan tamak diri

Katanya, satu jam saja!

Tapi belahan bumi kami berbeda
Sama sekali tidak sama
Setiap hari pasti ada listrik mati
Bahkan macam minum obat saja:
Tigakali Sehari

Bumi kami lumbung energi
Tapi energi selalu pergi

Satu jam saja

Bisakah penyelenggara negeri ini
Kenapa pembangkit renta diserahkan kepada kami
Untuk memenuhi kebutuhan yang tiada terperi
Bertambah pengguna setiap hari

Satu jam saja,

Bisakah kalian para propagandis?
Tidak berkampanye atas kami
Soal hari bumi?

Jika sekadar satu jam listrik mati
Sudah lama kami mengalami
Bahkan serentak kota kami mati

Satu jam?

Tidak! Di sini listrik mati bisa setengah hari!


Catatan:
Puisi Sebagai respon earth hour dan pemadaman sporadis di kalsel
Eatrh hour sebenarnya dua jam.
Entah tujuannya apa. Mungkin saja sebagai bentuk empti atas kondisi kami di sini yang kekurangan energi.
Mungkin saja
Baca juga: Maaf, Listrik Padam

Ada share menarik dari Akun facebook Khairullah Wahid, Foto yang di ambil malam saat Earth Hour

Dampak Earth Hour untuk Kalsel
earth Hour
 Credit to: Khairullah Wahid

Comments

Popular posts from this blog

Frenchise Ritel, Biang Keladi Krisis Listrik KalselTeng?

Krisis Listrik Kalsel Saya sebenarnya penasaran, apakah memang kebutuhan listrik di Kalimantan Selatan dan Tengah ini sedemikian kritisnya sampai-sampai harus terus ada pemadaman listrik secara terus menerus. Walau kabar baiknya, dalam beberapa hari terakhir kondisi pemadaman ini berangsur 'membaik' . Membaik dalam arti, tidak sampai lagi dalam sehari terjadi tiga sampai empat kali pemadaman. baca juga: Maaf, Hari ini Listrik Padam Kabarnya memang, jatah energi listrik untuk area Kalsel sendiri hanya 3% dari total kemampuan PLN untuk memberi supply ke seluruh Indonesia. Kalau keliru, tolong diluruskan. Jika memang jatah salah satu lumbung energi ini hanya 3 persen kita patut iri dengan Jawa Timur. Karena Jawa Timur kabarnya mengalami surplus sampai 2.000 MW (sumber: finance.detik.com). Salah satu Gerai Alfamart Iseng-iseng sedikit, saat saya bertanya kepada salah satu karyawan Alfamart di samping kantor kami. Ternyata kebutuhan pembayaran rekening listrik Alf...

Menyolatkan pendukung "nganu"

Setahu saya, Rosulullah tidak ikut menyolatkan Abdullah bin Ubay bin Salul yang merupakan dedengkot kaum Munafik. Namun beliau juga tidak melarang para sahabat yang menyolatkannya karena ketidaktahuan mereka atas status munafik Abdullah bin Ubay bin Salul. Ketidaktahuan akan status seseorang sebagai munafik pun adalah perkara yang wajar. Walaupun ada seorang sahabat nabi bernama Huzaifah bin Al Yaman yang memiliki ilmu rahasia untuk mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Sehingga Umar bin Khathab bisa yakin seseorang itu munafik atau tidak dengan mengikuti Huzaifah. Memang ada ciri-ciri seorang itu bisa disebut sebagai munafik di dalam nash. Namun apakah kita bisa yakin, misalnya ketika dia berjanji untuk datang pada jam 8 namun datang jam 9, sebagai orang munafik misalnya? Atau dalam tataran yang lebih berat. Tiga ciri² yang telah sama kita ketahui tersebut harusnya menjadi semacam self correcrtion. Muhasabah kepada diri sendiri, apakah diri kita termasuk munafik atau tidak....

Bisnis Tanpa Modal, Bisa?

Saat hijrah ke Madinah, Abdurrahman bin 'auf meninggalkan hartanya di Mekkah. Sehingga, untuk memulai bisnis di Madinah dia harus dari nol lagi. Salah seorang sahabat kaum Anshar lalu menawarinya sebidang tanah dan seorang istri (untuk diceraikan lalu dinikahi Abdurrahman) tapi dia menolaknya dengan halus. Sembari berazam akan meminang seorang gadis Madinah dengan emas seberat kurma. Ringkas cerita. Saat itu Abdurrahman memulai Bisnis dengan datang ke pasar. Dia cari orang jualan unta untuk kemudian dijual kembali. Pada awalnya, hanya membantu menjual unta untuk mendapatkan fee penjualan. Hingga terkumpul uang untuk membeli seekor unta lalu dia jual sendiri. Menariknya, saat sudah mampu menjual sendiri unta. Abdurrahman malah menjual unta tersebut dengan harga modal. Tentu saja laris manis. Karena orang-orang yang sudah tahu harga pasaran unta pasti akan memilih membeli kepada Abdurrahman bin Auf. Lha... Kalau jual dengan harga modal, di mana untungnya? Kerja bakti kan gitu...